Teater untuk Hidup

0
44

Dunia ini adalah panggung sandiwara dan kita adalah aktor dari kehidupan. Mendalami seni teater dapat juga dikatakan sebagai pendalaman tentang ilmu kehidupan. Sebagai manusia yang hidup dizaman serba modern sekarang ini, kita dituntut untuk serba bisa. Dengan mendalami teater, kita diajak untuk melatih diri dalam memaknai perilaku, tanggung jawab, kejujuran, disiplin, percaya diri, pembentukan kepribadian, mengontrol ego, serta peka terhadap lingkungan sekitar. “Aktor yang baik adalah seorang pengamat kehidupan yang baik juga,” begitulah kata WS Rendra dalam bukunya, Seni Drama untuk Remaja. Jadi, banyak sekali manfaat yang dapat kita peroleh dengan mendalami teater untuk nantinya mampu kita aplikasikan dalam kehidupan nyata.

Banyak orang yang berpikiran bahwa teater itu melulu soal akting. Padahal, teater merupakan rangkuman dari berbagai macam seni. Di dalamnya terdapat seni rupa, sastra, musik, tata busana, dekorasi,  tata panggung, dan masih banyak lagi. Modal dasar yang kita butuhkan untuk mendalami teater adalah kemauan. Semua orang bisa berteater. Jangan pernah merasa minder, hanya karena kita tidak mempunyai bakat seni lantas tidak bisa berteater. Justru, dengan mempelajari teater kita dapat menggali kreatifitas dan potensi dalam diri. Dengan begitu, secara tidak langsung kita telah mempersiapkan diri untuk menghadapi permasalahan hidup.

Pengaruh teater dalam aplikasinya berkehidupan telah banyak dibuktikan. Sebagai contoh, seorang aktor akan memainkan sebuah peran tertentu, si aktor bisa melakukan penelitian terhadap peran itu.

Siapa (who) tokoh itu? Bagaimanakah (how) gambaran wataknya? Dimana (where) dia tinggal? Berapa (when) usia peran itu? Sebagai apa (what) peran itu dalam pementasan (takaran)? Kenapa (why) peran itu berinteraksi demikian?

Setelah melakukan penelitian atau pendalaman tersebut, si aktor secara tidak langsung mengembangkan daya imajinasi, kreatifitas, berkomunikasi secara baik, dan konsentrasi. Kemudian dalam proses latihan, aktor akan dituntut untuk dapat bekerja sama secara tim, disiplin, menambah wawasan, kritis, mau menerima kritik, mengontrol ego, dan bertanggung jawab.

Dengan proses tersebut kita akan memperoleh sebuah kematangan jiwa. Baik dalam pementasan, ataupun kehidupan nyata. Kepekaan yang kita peroleh dari hasil mendalami teater akan membuat kita dapat menyikapi setiap kejadian yang ada baik terhadap sesama, maupun lingkungan sekitar dengan lebih bijak karena kita telah belajar merasakan apa yang mereka rasakan.

Teater merupakan obat untuk membebaskan jiwa dari segala bebat. Di atas panggung kita bisa menjadi peran apapun yang mungkin tidak bisa kita perankan dalam kehidupan nyata. Membantu kita melepas penat dari segala keharusan dan keterpaksaan yang mau tidak mau harus kita jalani dalam kehidupan. Mari kita beri warna lain dalam hidup kita. Jangan hanya hitam dan putih. Dan jangan menjadi robot yang diperbudak oleh keadaan. Dengan berteater, mari kita bebaskan diri kita! 

SHARE
Ridwan Sobar
Pecandu imajinasi yang sedang berjuang keras menyelesaikan perkara. Sedang berusaha menyelesaikan sesuatu yang belum selesai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here