Berkelana dalam Planet Harmonik

0
30

“Berkelana dalam Planet Harmonik” berpijak pada pandangan Pythagoras bahwa semesta menghasilkan suara yang tidak mampu ditangkap oleh telinga manusia. Karya ini terbagi dua: “Pisungsung” dan “Nunggak Semi”. “Pisungsung” menampilkan nada-nada asing dari benturan instrumen logam dan serangkaian bebunyian purba yang pastoral. Sementara “Nunggak Semi” menampilkan ornamentasi musikal bonang pada gamelan Sekaten.

Al. Suwardi adalah satu dari sedikit komponis berlatar belakang tradisi Jawa. Keunikan Karya-karya Suwardi terlihat dari penggunaan instrument baru yang ia ciptakan sendiri. Memilki bekal pengalaman panjang dalam pendidikan dan praktik musik, Al. Suwardi telah tampil dalam berbagai forum di dalam dan luar negeri, seperti Island to Island Festival di London (1990), ASEAN Composer Forum on Traditional Music di Bangkok (1999) dan Art Summit di Jakarta (2001).

Al. Suwardi membuka lokakarya pada hari Minggu, 09 Oktober 2016, pukul 15:00. Sensasi bunyi dan keriangan memainkan insturmen baru yang diciptikan Al.Suwardi akan dibagikan kepada peserta lokakarya. Bagi yang berminat mengkuti lokarkaya ini, sila melakukan registrasi melalui [email protected] / 08170771913.

Teater Salihara

Minggu 09 Oktober 2016

20:00 WIB

Rp100.000 (Umum)

Rp75.000 (Pelajar)

SHARE
Cikal Kinasih
Unit Kegiatan Mahasiswa IISIP Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here