Pengguna Media yang Cerdas

0
4

Informasi, seharusnya mempemudah kehidupan kita sehari-hari. Mengonsumsi informasi juga bisa membuat kita belajar berbagai hal baru yang belum kita ketahui, atau mencari tahu kebenaran akan suatu hal, yang tadinya simpang siur. Namun, globalisasi yang melunturkan batas ruang dan waktu, juga berdampak pada kuantitas informasi yang sampai kepada kita. Setiap hari ada banyak sekali informasi yang sampai kepada kita, sadar maupun tidak, disengaja maupun tidak. Mulai dari berita, iklan, hiburan, drama, dengan konten yang bermacam-macam masuk melalui saluran komunikasi yang beragam pula. Internet, televisi, koran, gadget, bahkan melalui interaksi kita dengan orang-orang di sekitar.

Pertanyaannya adalah, dari kuantitas informasi yang kita terima, seberapa banyak yang memenuhi kebutuhan kita akan informasi? Informasi-informasi apa saja yang benar-benar berguna setelah kita konsumsi, dan seberapa lama informasi itu bisa terpakai sebelum akhirnya digantikan dengan informasi lain yang lebih up to date?

Di zaman globalisasi yang serba instan dan cepat, ada baiknya jika kita sebagai mahasiswa memiliki tujuan dalam mengonsumsi informasi, termasuk mengonsumsi media. Memiliki tujuan dalam mengonsumsi media membantu kita memilah informasi, mana yang memang kita butuhkan sebagai pengetahuan yang menunjang intelektualitas, mana yang hanya layak dikonsumsi sebagai hiburan, dan mana yang hanya memuaskan rasa ingin tahu.

Pengguna media memang seharusnya lebih cerdas daripada para pemilik media. Mereka memang bisa menyetir arus informasi, tapi jangan sampai pemahaman kita ikut bisa disetir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here