Takut. Hanyut. Mentok.

0
28

Jiwamu bobrok, bobrok sampai ke akar-akarnya!

Tak mampu kau pilih makanan bagi jiwamu yang kerontang

Karena hanyut oleh rasa lapar yang hanya mampu kau

Kenyangkan dengan limbah kapitalis dan kerak industri lagi ampas peradaban yang menyisakan tempurung modernisasi

Jiwamu bobrok karena ketakutan

Takut berdiri di atas kaki sendiri, takut tak mampu bangkit jika nanti jatuh, takut menanggung malu karena permulaan belajar adalah tidak bisa

Takut memilih yang benar karena tak tahu lagi apa yang benar

Takut berkata tidak karena malas mencari tahu bagaimana seharusnya mengisi otakmu

Jiwamu bobrok karena kewajaran-kewajaran yang dipaksakan

Pikiran yang diproduksi di bangku sekolahan

Tak lagi mampu memperbaiki mentalmu yang haus titel tapi tak haus ilmu

Karena buat jiwa yang bobrok hidup hanya mengejar nama dan pangkat

Serta berapa penghasilanmu untuk menyokong gayamu yang selangit

Padahal pantatmu dan pantatku sama-sama perlu jamban

Jiwamu bobrok karena pikiranmu yang buntu

Mentok pada definisi kenikmatan dan kesenangaan yang picik

Yang melulu berarti melahap mentah-mentah semua yang dianggap hi-class, semua yang dianggap hip, dan happening

Kosmetika yang dipulas berulang kali untuk menutupi jiwamu yang bobrok!

Jangan coba-coba kritik pemerintah

Jangan dulu pikir soal siapa yang cocok jadi pemimpin

Jangan protes soal sistem birokrasi

Jangan khawatir soal ekonomi global

Omong kosong kalau kau gundah soal masa depan bangsa

Kalau belum tahu bagaimana caranya berguna bagi oran lain

SHARE
Maria Natasha
Lulusan ilmu komunikasi yang radikal dan bercita-cita menjadi pengusaha warung tegal (warteg). Selalu teradiksi dengan Harry Potter. Pelaku panggung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here